Rabu, 12 Agustus 2009

MAJELIS TA’LIM


Keinginan ibu – ibu untuk terus mempelajari Islam semakin hari semakin mantap. Hal ini bisa dibuktikan dari intensitas pertemuan minta ditambah dari sebulan sekali menjadi dua minggu sekali, selain itu juga bisa dilihat semakin bertambahnya jumlah majelis ta’lim. Ibu – ibu yang hadir di majelis ta’lim LMI merasakan bertambah ilmu agamanya setelah di lingkungan mereka ada kegiatan pengajian.

Di Musholla Hidayatulloh jalan Seram Ustadzah Syafarina mengetengahkan materi “ Sholat Khusuk “ dengan tujuan agar ibu – ibu mengetahui bagaimana caranya agar Sholat mereka bisa khusuk. Acara yang dimulai pukul 16.00 dihadiri 75 warga sekitar jalan Bali dan Seram. Karena Ramadhan hampir tiba, ibu- ibu mengusulkan pengajian diadakan lagi tanggal 9 Agustus dengan materi persiapan diri menjelang Ramadhan. Di kajian tersebut Ustadz Munir sebagai narasumbernya dan dihadiri sekitar 50 orang.

Kamis ( 30 Juli ) warga perumahanWidodo Kencana Indah 2 mengusulkan juga kerjsama dengan LMI dalam rangka peringatan Isro’ Mi’roj. Di tempat tersebut Ustadz Sirot sebagai narasumber menyampaikan materi “ Hikmah Perjalanan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW “. Acara yang dimulai pukul 16.00 dihadiri 40 warga, dengan harapan setiap bulan sekali kegiatan Ta’lim dengan LMI bisa tetap terlaksana.

Di Musholla Al Hidayah jalan Cempedak, Ta’lim ibu – ibu berlangsung hari Jum’at sore tanggal 31 Juli. Ta’lim yang rutin dilakukan 2 pekan sekali, menghadirkan Ustadzah Syafarina sebagai narasumber dengan tema “ Persiapan – persiapan Menjelang Ramadhan “. Materi ini disampaikan dengan tujuan ibu – ibu bisa melaksanakan Ramadhan tahun ini lebih baik secara kualitas dibandingkan tahun yang lalu.

Untuk mempersiapakan diri di bulan Ramadhan agar bisa memanfaatkan Ramadhan secara maksimal, jamaah Musholla Al Mukhlisin pada tanggal 3 Agustus mengadakan pengajian rutin sebulan sekali mulai ba’dha Maghrib sampai Isyak. Ustadz Sirot sebagai Ustadz pengisi tetap di Musholla tersebut menyampaikan materi “ Persiapan-persiapan Ramadhan “. Kajian yang dihadiri bapak-bapak dan ibu-ibu warga sekitar jalan Pepaya semakin menambah semangat mereka untuk mengoptimalkan ibadah mereka di bulan Ramadhan.

Selasa, 11 Agustus 2009

LAPORAN KEGIATAN LMI CABANG MADIUN BULAN JULI 2009

1. Beasiswa Pintar
Dibulan Juli LMI Madiun kembali memberikan santunan beasiswa kepada 210 anak TK, SD, SMP dan SMA dari keluarga kurang mampu. Tujuh puluh lima anak berasal dari Kare, Gemarang dan Saradan yang setiap bulan sekali kami salurkan langsung kepada mereka. Sedangkan 135 anak berdomisili di kota Madiun.

2. Santunan Anak Yatim
Seratus anak yatim menerima santunan rutin tiap bulan sebesar Rp. 40.000,-. Dua puluh anak yatim penerima santunan berasal dari kabupaten Madiun ( Kare, Gemarang, Saradan, Dimong )

3. Rumah Pintar
Kegiatan di rumah pintar LMI Madiun di bulan Juli baik bimbel, computer maupun Bisa juga ikut libur berkaitan dengan libur kenaikan kelas dan baru aktif kembali InsyaAlloh tanggal 21 Juli.

4. Majelis Ta’lim
Pengajian rutin bulanan di Mushola Al Hidayah jalan Cempedak yang dihadiri sekitar 40 ibu – ibu lingkungan tersebut. Di Mushola jalan Pepaya kajian rutin menghadirkan Ustadz Sirot, sedangkan Ustadz Munir sebagai narasumber peringatan Isro’ Mi’roj di Mushola Baiturohman jalan Pringgodani. Peringatan Isro’ Mi’roj juga berlangsung di Mushola Baiturohman jalan Semangka. Di Mushola Al Amin jalan Sidoluhur Ta’lim ibu- ibu juga masih berlangsung rutin sebulan sekali. Di Mushola Hidayaulloh jalan Seram Ta’lim ibu – ibu berlangsung akhir bulan.

5. Bisa
Program Bisa / belajar Al qur’an rutin diadakan dua kali sampai tiga kali dlam seminggu diikuti ibu – ibu dan adik – adik SD bertempat di jalan Semangka, Cempedak, Pepaya dan jalan Bali.

6. Training Motivasi
Dalam rangka peringatan Isro’ Mi’roj SMKN 5 Mdiun bekerjsama dengan LMI Madiun menghadirkan pak Chidmat dari Trustco Surabaya sebagai pembicara di acara tersebut dengan tema “ Kekuatan Dzikir “ acara tersebut diikuti oleh lebih dari 300 siswa kelas 1 dan 3 dan berlangsung di aula SMKN 5 pada tanggal 17 Juli. Di siang harinya, pak Chidmat hadir kembali di tengah – tengah pengurus kerohanian SMA / SMK sekota Madiun dengan tema “ Virus Merah Jambu “. Beliau membawa pesan moral bagi remaja – remaja yang tergabung dalam Sie Kerohanian.

7. Program Sehat Ibu dan Buah Hati
Pemberian makanan tambahan adalah salah satu kegiatan yang berlangsung di setiap Posyandu Balita. Melalui kader Posyandu, LMI Madiun memberikan makanan tambahan di Posyandu jalan Cempedak, Setiabudi, Mojo, Seram, Pringgodani dan Josenan.
8. Santunan Abang Becak
Bertempat di rumah Pintar LMI pada tanggal 6 Juli, seratus abang becak yang tergabung dalam paguyuban abang becak LMI menerima paket sembako yang terdiri dari gula, beras, mie instant, the.

9. Santunan Kesehatan
Penerima santunan kesehatan LMI di bulan Juli adalah bu Misinem penderita kanker payudara, pak Rin penderita gagal ginjal dan Ukin penderita gangguan pembuangan.

10. Santunan Dhuafa
Santunan dhuafa LMI masih kami berikan kepada mbah Laminem, pak Sayu, bu Lilik, pak Mulyono, pak Slamet, pak Doto, mbah Semi, dan pak Budi yang mengalami kesulitan ekonomi sehari – harinya karena kondisi fisik yang sudah tua dan juga beban untuk menghidupi keluarga tidak tercukupi.

11. Peduli Guru
Kepedulian LMI Madiun kepada guru – guru yang brgaji dibawah UMR masih tetap diberikan rutin setiap bulan kepada 38 guru TK dan SD.

12. Bantuan Pendidikan
Kondisi ekonomi keluarga yang jauh dari cukup membuat Risko mengalami kesulitan biaya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP. Keadaan inilah yang mendorong salah satu donatur LMI membantu membiayai biaya masuk Risko ke SMPN 7 meliputi biatya daftar ulang dan seragam, buku – buku dan sepeda sebagai transportasi Risko menuju ke sekolah. LMI juga menyerahkan bantuan biaya sekolah Danang salah satu siswa yang putus sekolah saat dia duduk di kelas 3 SMP karena masalah biaya sekolah. Sementara Danang adalah anak yatim. Bantuan dari donatur LMI diharapkan bisa membantu dia melanjutkan kembali sekolahnya. LMI Madiun juga menyerahkan bantuan kepada TK Islamiyah Rejomulyo untuk membantu perbaikan gedung sekolah.

13. Santunan Pak Pono
LMI menyerahkan bantuan kesehatan kepada pak Pono yang mengalami kecelakaan saat menjalankan kewajibannya sebagai kepala rumah tangga. Kecelakaan itu terjadi saat beliau sedang bekerja sebagai kuli bangunan. Kejadian itulah yang membuat beliau hingga saat ini tidak bisa bekerja, karena mengalami gangguan dibagian kakinya. Belum lagi pak Pono sampai saat ini harus melakukan pengobatan rutin.

14. Bantuan Mushola
LMI menyerahkan bantuan dari salah satu donatur kepada Mushola Al Ikhlas yang terletak di desa Randualas. Moshola yang masih berdinding bambu dan belum memiliki fasilitas yang lengkap menjadikan motivasi bagi beliau untuk membantu Mushola tersebut.


15. Pelatihan Quantum Teaching
LMI memberikan bantuan pada acara pelatihan Quantum Teaching yang diadakan di aula MA Pertanian Sukosari pada tanggal 11 dan 12 Juli. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemapuan dan ketrampilan guru.

16. Kunjungan LMI Sumenep
Di bulan Juli LMI Madiun kedatangan tamu dari LMI Madura. Rombongan yang terdiri dari kepala cabang dan 5 staffnya brmalam di rumah Pintar LMI. Kunjungan inii dalam rangka studi banding untuk menggali ilmu dan pengetahuan dari LMI Madiun guna meningkatkan prestasi dan kinerja LMI Sumenep.

LAPORAN KEUANGAN LMI CAB MADIUN

LAPORAN KEUANGAN LMI CAB MADIUN

Bulan Juli 2009

Saldo tanggal 20 Juni 2009

Rp39.402.413,00

Pemasukan 20 Juni - 19 Juli 2009

Zakat

Rp 29.525.600

Infaq

Rp 2.996.400

Beasiswa anak asuh

Rp 2.817.500

Santunan anak yatim

Rp 4.288.400

Subhat

Rp 50.000

Santunan Nila

Rp 50.000

Santunan mbah lasinem

Rp 100.000

Santunan danang

Rp 1.893.000

Bunga bank

Rp 600.000

Back to school

Rp 650.000

Total pemasukan

Rp 42.970.900

Total pemasukan

Rp 82.373.313

PENYALURAN DANA

Beasiswa

Rp 7.621.000

Peduli Guru

Rp 1.330.000

Rumah pintar

Rp 1.534.000

Santunan anak yatim

Rp 4.300.000

MAJELIS TA'LIM

Rp 669.500

Bulletin Dakwah

Rp 1.855.000

Bulletin Mar'ah

Rp 1.770.000

Brossur dakwah

Rp 1.000.000

Santunan Dhuafa

Rp 500.000

Santunan kesehatan

Rp 500.000

Majalah donatur

Rp 900.000

Program BISA

Rp 500.000

Program sehati

Rp 360.000

Santunan khusus Nila

Santunan khusus Lasinem

Santunan abang becak

Rp 2.520.000

Santunan pendidikan

Rp 600.000

Club cendekia

Rp 50.000

Bantuan Al Qur'an

Rp 245.000

Bantuan Quantum theaching

Rp 200.000

Bantuan khitan gratis

Rp 1.692.000

Pelatihan motivasi dengan Forsski

Rp 320.000

Pelatihan motivasi dengan SMKN 5 madiun

Rp 400.000

Kunjungan dari LMI Cab Madura

Rp 143.500

Santunan Ukkin

Rp 500.000

Kunjungan ke jogja

Santunan danang

Rp 1.560.000

Santunan pak pono

Rp 500.000

Bantuan rehab masjid

Rp 2.000.000

Peralatan kantor

Rp 157.400

Perlengkapan kantor

Rp 140.000

Telepon,listrik,air kebersihan

Rp 433.900

Administrasi

Rp 154.500

gaji staff

Rp 3.000.000

Rakorcab madiun

Rp 40.000

Surat kabar

Rp 105.000

Kebersihan kantor

Rp 150.000

Total pengeluaran

Rp 37.750.800

Saldo 22 juli 2009

Rp44.622.513,00

Bantuan untuk Danang dan Samsul



Ahad, 9 Agustus 2009. Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun menyerahkan bantuan biaya hidup sehari-hari dan biaya sekolah untuk Danang Ardianto dan Samsul.



Danang ardianto dan Samsul Hadi adalah dua anak yatim piatu. Sang ayah telah lama meninggal. Sementara sang ibu baru sekitar satu tahunan meninggal. Yang menjadikan kedua anak yatim ini menarik perhatian adalah kepandaian mereka. Meski tanpa kedua orang tua, mereka berdua ternyata mampu menduduki rangking-rangking atas di kelasnya, meski bukan teratas.



Danang sempat berhenti sekolah saat itu karena ketiadaan biaya. Tabungan yang dikumpulkan sejak sang ayah masih hidup habis digunakan untuk biaya pengobatan sang ibu sebelum meninggal. Danang sempat memutuskan untuk tidak bersekolah lagi karena kondisi itu dan sempat bekerja juga untuk menjaga kelangsungan hidup mereka. Alhamdilillah Tim LMI waktu itu mengajak Bapak Kepala desa, Tokoh Masyarakat dan familinya berhasil meyakinkan bahwa sekolah untuk Danang lebih baik daripada bekerja.



Atas bantuan donatur saat menjelang pendaftaran murid baru SMP, akhirnya kedua anak yatim piatu ini bisa sekolah lagi. Dan Alhamdulillah ada donatur yang berkenan untuk membantu secara rutin meski baru memenuhi kebutuhan minimal mereka



Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh donator dan masyarakat yang telah mendukung dalam membantu program social kami.

Penyerahan Bantuan Sepeda untuk Arum



Ahad, 9 Agustus 2009. Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun menyerahkan bantuan sepeda dari donator untuk Arum.



Arum adalah siswa salah satu SD di kecamatan Saradan. Sang ayah tidak memiliki pekerjaan tetap, hanya buruh tani pada musim garap sawah, dan pekerjaan serabutan di luar musim garap sawah. Meski menyadari bahwa orang tuanya tidak mampu, arum memiliki cita-cita yang sangat tinggi yaitu bisa kuliah dan menjadi sarjana.



Sang ibu adalah ibu rumah tangga yang sakit-sakitan. Diabetes telah menggerogoti kesehatan beliau. Keterbatasan ekonomi memaksa sang ibu hanya merasakan penderitaan akibat penyakitnya. Pengobatan hanya dilakukan ketika sang suami memiliki penghasilan. Selebihnya tidak ada pengobatan.



Keinginan membangun rumahpun hanya menggantung, sementara betu-bata telah lama disiapkan, tapi karena keterbatasan itu, bahan bangunan itu dibiarkan tertumpuk di dalam rumah berdinding anyaman bambu.



Penyerahan sepeda dari donatur untuk Arum kami titipkan kepada relawan kami yang rumahnya paling dekat dengan rumah arum. Pada saat yang sama kami menitipkan beasiswa untuk Arum.

Bantuan untuk Musholla Al Ikhlas Desa Randualas, Kare-Madiun

Ahad, 9 Agustus 2009. Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun menyerahkan kembali bantuan untuk Musholla Al Ikhlas, Desa Randualas Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.



Musholla Al Ikhlas adalah Musholla paling banyak jamaahnya di Desa Randualas. TPA yang diselenggarakanpun tergolong besar yaitu mencapai 30-an anak. Namun demikian fasilitas yang tersedia sangat terbatas. Sarana ajar TPA sangat terbatas, al Quran sudah usang dan kurang layak digunakan.



Kondisi fisiknya juga sangat memprihatinkan. Lantai musholla berukuran 9 X 6 meter ini masih plesteran kasar, untuk memberikan kenyamanan jamaah, pengurus hanya bisa menyediakan karpet plastic.



Dinding musholla hanya dari anyaman bamboo, meskipun demikian pengurus tetap memberikan rasa nyaman bagi jamaah dengan membuat kontruksi yang cukup kuat..



Bantuan pertama telah kami salurkan sebesar 2.000.000, pada hari ini kami kembali menyalurkan bantuan sebesar 600.000.



Saat ini musholla Al mIkhlas masih membhutuhkan banyak bantuan karena pengurus merencanakan untuk membangun musholla ini lebih baik lagi. Jika ada donator yang ingin menginfaqkan dana untuk pembangunan musholla Al Ikhlas, kami akan membanyu menyalurkannya.



Insya Allah kami akan menyalurkan setiap bantuan dari donator tepat sasaran dan apa adanya, dengan demikian dana zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf donator akan kami salurkan akan bermanfaat dan kemanfaatannya dalam jangka panjang.