EKA BOCAH YATIM PENDERITA LEUKIMIA
Awalnya dikira sakit panas biasa seperti pada umumnya diderita anak-anak seusia Eka. Namun setelah satu minggu lebih diobati dengan obat penurun panas tidak sembuh-sembuh, keluarga Eka mulai khawatir dengan kesehatan Eka. Akhirnya dibawalah sang anak ke dokter untuk mengetahui penyakitnya.
Setelah di cek di laboratorium akhirnya Eka dinyatakan menderita sakit Leukimia. Diagnosa dokter tentu saja mengejutkan keluarga Eka. Yang membebani keluarga tersebut adalah masalah biaya pengobatannya. Satu minggu lebih Eka harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Saat LMI mengunjungi Eka untuk memberikan bantuan, tampak sekali gambaran kehidupan keluarga yang jauh dari cukup. Rumah tua yang disekat-sekat dengan triplek untuk dijadikan kamar adalah salah satu bukti kesederhanaan mereka. Di dalam rumah tidak ada perabotan mahal, yang ada hanya beberapa buah kursi yang sudah usang.
Di rumah itu Eka tinggal bersama nenek dan bibinya. Eka adalah seorang anak yatim yang ditinggal ayahnya sejak kecil akibat sakit liver yang dideritanya. Sementara sang ibu yang mengalami depresi tidak bisa merawatnya dengan baik.
Sejak kecil Eka dan kedua kakaknya dirawat bibinya / adik ayahnya, yang juga berstatus janda dengan dua anak yang sudah beranjak dewasa. Kondisi ibu kandung Eka yang seperti itu membuat beliau tidak mudah diajak komunikasi / sering linglung.
Namun sang ibu masih ada kemauan untuk bekerja di sebuah perusahaan roti dengan gaji Rp. 10.000,- per hari untuk sedikit menambah income keluarga tersebut. Saat ini yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga adalah bibi Eka yang bekerja di salah satu konveksi. Beliau harus menaggung seluruh anggota keluarga.
Karena alasan ekonomi menjadikan kedua kakak Eka tidak bisa bersekolah lagi. Kakak pertama baru lulus SMP dua tahun yang lalu dan sekarang bekerja sebagai pelayan toko di Surabaya. Sang kakak sebenarnya ingin sekali melanjutkan ke SMK, namun apa daya keluarga tidak mampu membiayainya. Hingga saat ini keinginan untuk bersekolah lagi masih tetap ada.
Sementara kakak kedua harus drop out saat duduk di kelas VI karena biaya sekolah dan kurang lancar dalam membaca akibat tidak ada bimbingan dari keluarga saat belajar.
Ketika LMI berbincang-bincang dengan kakak kedua Eka ternyata dia masih punya keinginan untuk kembali lagi bisa bersekolah. Akhirnya kami berjanji akan membantunya agar bisa lancar membaca dengan memberinya bimbingan belajar di rumahnya ( karena tidak mungkin kakak Eka kalau harus dating ke rumah pintar LMI, karena keluarga tersebut tidak memiliki sepeda ).
Beban hidup keluarga Eka semakin bertambah dengan adanya penyakit Leukimia yang diderita Eka. Sekali membeli obat, mereka harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 600.000,- , beban lagi biaya ke dokter.
Meskipun diagnosa dokter menyatakan bahwa hidup Eka tinggal 3 bulan lagi, namun keluarga tersebut masih tetap berharap adanya mukjizat dari Alloh bahwa Eka bisa sembuh.
Dengan penuh kesabaran dan ketelatenan bibi Eka merawat dan melindunginya. Setiap malam beliau harus menggendongnya karena rengekan Eka yang meminta digendong saat penyakit tersebut kambuh. Suhu badan panas, perut kembung, badan nyeri semua adalah derita yang harus dialami Eka setiap hari.
Eka yang dulu adalah seorang gadis kecil yang lincah, rajin sekolah sudah dua bulan ini tidak bisa bersekolah lagi dan tidak bisa bermain-main dengan teman-teman sepermainannya. Dia harus menanggung derita tersebut diusianya yang kesepuluh tahun.
Semoga kisah ini bisa menggugah kita untuk bisa membantu keluarga tersebut khususnya Eka dan kedua kakaknya yang masih punya keinginan bersekolah lagi.
Rabu, 16 September 2009
BUKA PUASA DI PANTI ASUHAN AL IKHSAN PONOROGO
BUKA PUASA DI PANTI ASUHAN AL IKHSAN PONOROGO
15 SEPTEMBER 2009
Banyak anak – anak yang masih perlu diperhatikan keadaannya, seperti sekolah mereka, biaya keperluan mereka sehari – hari dan lain sebagainya. Apalagi mereka yang berstatus yatim dan kurang mampu. Di bulan Ramadhan ini banyak sekali kegiatan yang dilakukan untuk mereka, seperti pemberian bantuan, buka puasa bersama anak yatim, dan kegiatan social lainnya.
Pada hari Selasa tanggal 15 September 2009, Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun dengan menggandeng adik – adik dari Forum Silaturohim Sie Kerohanian Islam ( FORSSKI ), mengadakan kunjungan ke panti asuhan Al Ikhsan yang berada di Ponorogo.
Dengan peserta yang mengikuti acara tersebut berjumlah 16 adik – adik dari FORSSKI dan juga adik – adik yang berada dipanti asuhan tersebut, acara tersebut dimulai pada pukul 16.30 WIB.
Acara diawali dengan tausiyah yang diberikan oleh Ustadz Syamsudin kemudian dilanjutkan dengan pemberian beasiswa untuk adik – adik dipanti asuhan Al Ikhsan dan juga pemberian Al Qur’an.
Setelah itu dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Diharapkan dengan bemberian bantuan ini adik – adik bisa lebih terbantu,dan juga bantuan diharapkan lebih merata tidak hanya di daerah Madiun saja. Sehingga kesejahteraan anak yatim bisa merata tidak hanya di kota saja.
15 SEPTEMBER 2009
Banyak anak – anak yang masih perlu diperhatikan keadaannya, seperti sekolah mereka, biaya keperluan mereka sehari – hari dan lain sebagainya. Apalagi mereka yang berstatus yatim dan kurang mampu. Di bulan Ramadhan ini banyak sekali kegiatan yang dilakukan untuk mereka, seperti pemberian bantuan, buka puasa bersama anak yatim, dan kegiatan social lainnya.
Pada hari Selasa tanggal 15 September 2009, Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun dengan menggandeng adik – adik dari Forum Silaturohim Sie Kerohanian Islam ( FORSSKI ), mengadakan kunjungan ke panti asuhan Al Ikhsan yang berada di Ponorogo.
Dengan peserta yang mengikuti acara tersebut berjumlah 16 adik – adik dari FORSSKI dan juga adik – adik yang berada dipanti asuhan tersebut, acara tersebut dimulai pada pukul 16.30 WIB.
Acara diawali dengan tausiyah yang diberikan oleh Ustadz Syamsudin kemudian dilanjutkan dengan pemberian beasiswa untuk adik – adik dipanti asuhan Al Ikhsan dan juga pemberian Al Qur’an.
Setelah itu dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Diharapkan dengan bemberian bantuan ini adik – adik bisa lebih terbantu,dan juga bantuan diharapkan lebih merata tidak hanya di daerah Madiun saja. Sehingga kesejahteraan anak yatim bisa merata tidak hanya di kota saja.
BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM DI MASJID MUJAHIDIN
BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM DI MASJID MUJAHIDIN
13 SEPTEMBER 2009
Semua orang berlomba – lomba dalam mencari berkah dari Alloh SWT. Salah satunya adalah pahala bagi orang yang memberi orang lain makanan untuk berbuka puasa, apalagi apabila orang / anak tersebut adalah anak yatim.
Karena dengan memberi dan merawat anak yatim itu juga akan memberi kita pahala dari Alloh SWT. Terlebih sekarang yang bertepatan dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.
Melanjutkan apa yang sudah dilakukan pada hari – hari sebelumnya. Maka pada hari Ahad tanggal 13 September 2009 yang bertempat di Masjid Mujahidin jalan Auri. Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun mengadakan acara berbuka puasa bersama anak yatim yang bekerjasama dengan takmir Masjid Mujahidin.
Kegiatan ini memang sudah berlangsung beberapa kali. Waktu untuk acara ini di Masjid Mujahidin memang sangat sempit yaitu dimulai dengan pukul 16.30 dan berakhir pada pukul 17.30 WIB, tetapi semua pihak berusaha untuk memaksimalkan waktu yang sedikit tersebut.
Acara dimulai dengan pembukaan kemudian diberikan sedikit materi dan kemudian diteruskan pemberian santunan kepada anak yatim yang hadir di Masjid tersebut. Setelah terdngar azan Maghrib acara diteruskan dengan Sholat Maghrib berjamaah dan berbuka puasa bersama.
Diharapkan dengan diadakannya acara seperti ini yang dilakukan beberapakali akan bisa memberikan bantuan kepada anak yatim secara merata.
13 SEPTEMBER 2009
Semua orang berlomba – lomba dalam mencari berkah dari Alloh SWT. Salah satunya adalah pahala bagi orang yang memberi orang lain makanan untuk berbuka puasa, apalagi apabila orang / anak tersebut adalah anak yatim.
Karena dengan memberi dan merawat anak yatim itu juga akan memberi kita pahala dari Alloh SWT. Terlebih sekarang yang bertepatan dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.
Melanjutkan apa yang sudah dilakukan pada hari – hari sebelumnya. Maka pada hari Ahad tanggal 13 September 2009 yang bertempat di Masjid Mujahidin jalan Auri. Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun mengadakan acara berbuka puasa bersama anak yatim yang bekerjasama dengan takmir Masjid Mujahidin.
Kegiatan ini memang sudah berlangsung beberapa kali. Waktu untuk acara ini di Masjid Mujahidin memang sangat sempit yaitu dimulai dengan pukul 16.30 dan berakhir pada pukul 17.30 WIB, tetapi semua pihak berusaha untuk memaksimalkan waktu yang sedikit tersebut.
Acara dimulai dengan pembukaan kemudian diberikan sedikit materi dan kemudian diteruskan pemberian santunan kepada anak yatim yang hadir di Masjid tersebut. Setelah terdngar azan Maghrib acara diteruskan dengan Sholat Maghrib berjamaah dan berbuka puasa bersama.
Diharapkan dengan diadakannya acara seperti ini yang dilakukan beberapakali akan bisa memberikan bantuan kepada anak yatim secara merata.
BUKA PUASA ANAK ASUH LMI DAN PEMBERIAN SANTUNAN
BUKA PUASA ANAK ASUH LMI DAN PEMBERIAN SANTUNAN
14 SEPTEMBER 2009
Dalam bulan Ramadhan yang penuh dengan barokah ini sudah seharusnya kita bisa lebih memaknai hidup kita dengan melakukan perbuatan – perbuatan yang akan mendapatkan ridho dan pahala amal dari Alloh SWT.
Dalam hal ini Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun memberikan santunan / beasiswa yang tiap bulan rutin diberikan kepada anak asuh LMI yang berasal dari anak yatim dan kurang mampu.
Mereka terdiri dari anak – anak dari SD, SMP dan SMA yang ada di Madiun dan sekitarnya. Pada bulan ini santunan diberikan bertepatan dengan pertengahan bulan Ramadhan, atau tepatnya pada hari Senin tanggal 14 September 2009. Karena bertepatan dengan libur hari puasa sekolah, maka adik – adik banyak yang hadir.
Pada pukul 16.00 mereka sudah berkumpul di kantor LMI Cabang Madiun di jalan Semangka 21 Madiun. Untuk adik – adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar mereka diantar ibu atau kakak mereka.
Acara dibuka oleh ibu Yuli kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh mbak Ajeng. Mbak Ajeng banyak mengajak adik – adik untuk merenung dengan menampilkan foto – foto dan video yang bertolak belakang, seperti ada anak yang bergelimang harta tetapi ada anak yang hidup susah. Juga digambarkan bahwa ada anak yang bisa memilih makanan kesukaannya tetapi ada juga anak yang harus berjuang untuk bisa mendapatkan makanan.
Ini dimaksudkan agar adik – adik yang hadir dapat lebih menghargai apa yang mereka punya dan bisa lebih bersyukur. Setelah pemberian materi adik – adik diajak sholat bejamaah di Masjid setelah itu diberikan santunan dan makanan untuk berbuka puasa. Semoga dengan apa yang mereka dapatkan bisa membuat mereka lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini.
14 SEPTEMBER 2009
Dalam bulan Ramadhan yang penuh dengan barokah ini sudah seharusnya kita bisa lebih memaknai hidup kita dengan melakukan perbuatan – perbuatan yang akan mendapatkan ridho dan pahala amal dari Alloh SWT.
Dalam hal ini Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun memberikan santunan / beasiswa yang tiap bulan rutin diberikan kepada anak asuh LMI yang berasal dari anak yatim dan kurang mampu.
Mereka terdiri dari anak – anak dari SD, SMP dan SMA yang ada di Madiun dan sekitarnya. Pada bulan ini santunan diberikan bertepatan dengan pertengahan bulan Ramadhan, atau tepatnya pada hari Senin tanggal 14 September 2009. Karena bertepatan dengan libur hari puasa sekolah, maka adik – adik banyak yang hadir.
Pada pukul 16.00 mereka sudah berkumpul di kantor LMI Cabang Madiun di jalan Semangka 21 Madiun. Untuk adik – adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar mereka diantar ibu atau kakak mereka.
Acara dibuka oleh ibu Yuli kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh mbak Ajeng. Mbak Ajeng banyak mengajak adik – adik untuk merenung dengan menampilkan foto – foto dan video yang bertolak belakang, seperti ada anak yang bergelimang harta tetapi ada anak yang hidup susah. Juga digambarkan bahwa ada anak yang bisa memilih makanan kesukaannya tetapi ada juga anak yang harus berjuang untuk bisa mendapatkan makanan.
Ini dimaksudkan agar adik – adik yang hadir dapat lebih menghargai apa yang mereka punya dan bisa lebih bersyukur. Setelah pemberian materi adik – adik diajak sholat bejamaah di Masjid setelah itu diberikan santunan dan makanan untuk berbuka puasa. Semoga dengan apa yang mereka dapatkan bisa membuat mereka lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini.
BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM LMI DAN BOGASARI
BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM LMI DAN BOGASARI
13 SEPTEMBER 2009
Untuk memaknai dan mengisi bulan suci Ramadhan dan untuk menambah pahala yang ingin kita dapat dari Allah SWT, maka ada baiknya dalam bulan ini kita perbanyak melakukan amal ibadah.
Mengacu pada hal diatas maka LMI dan juga Bogasari mengadakan kerjasama dalam rangka mengadakan acara buka bersama anak yatim. Acara ini dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 13 September 2009.
Anak yatim berkumpul di kantor Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun yang berada jalan Semangka 21 Madiun pada pukul 16.00 WIB. Ada sekitar 40 anak yatim yang berkumpul untuk berbuka bersama pada waktu itu.
Acara dipandu oleh pak Miftah, beliau mengatakan bahwa bagaimana pun keadaan kita, kita tetap harus bersyukur karena semua hal yang terjadi pada kita semua adalah atas ijin Allah.
Kemudian beliau menceritakan keadaan salah seorang anak yang juga mendapatkan bantuan dari LMI, walaupun keadaan anak tersebut sangat payah tetapi semangat hidup anak tersebut tetap besar.
Kemudian beliau juga memutar film yang menceritakan bagaimana perjuangan anak – anak di salah tempat untuk mendapatkan penghasilan agar tetap bisa bertahan hidup. Walaupun apa yang mereka dapat/upah yang didapat tidak sepadan dengan apa yang sudah mereka lakukan, seperti contohnya mereka terpaksa bekerja selama 10 jam setiap hari dengan gaji Rp. 90.000,- dan yang paling besar sekitar Rp. 110.000,- setiap bulannya.
Dengan gambaran diatas diharapkan anak – anak yatim yang sedang berkumpul di kantor LMI bisa membandingkan kehidupan mereka dengan anak – anak tersebut, mereka akan bisa merasakan bahwa kehidupan mereka masih lebih baik dari pada apa yang sudah diilustrasikan.
Kemudian diadakan acara menulis tentang kehidupan anak – anak yatim tersebut, mereka diberikan buku tulis dan juga alat tulis, setelah mereka selesai menulis 3 orang anak yang berani tampil kedepan untuk membacakan tulisannya akan mendapatkan bingkisan.
13 SEPTEMBER 2009
Untuk memaknai dan mengisi bulan suci Ramadhan dan untuk menambah pahala yang ingin kita dapat dari Allah SWT, maka ada baiknya dalam bulan ini kita perbanyak melakukan amal ibadah.
Mengacu pada hal diatas maka LMI dan juga Bogasari mengadakan kerjasama dalam rangka mengadakan acara buka bersama anak yatim. Acara ini dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 13 September 2009.
Anak yatim berkumpul di kantor Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun yang berada jalan Semangka 21 Madiun pada pukul 16.00 WIB. Ada sekitar 40 anak yatim yang berkumpul untuk berbuka bersama pada waktu itu.
Acara dipandu oleh pak Miftah, beliau mengatakan bahwa bagaimana pun keadaan kita, kita tetap harus bersyukur karena semua hal yang terjadi pada kita semua adalah atas ijin Allah.
Kemudian beliau menceritakan keadaan salah seorang anak yang juga mendapatkan bantuan dari LMI, walaupun keadaan anak tersebut sangat payah tetapi semangat hidup anak tersebut tetap besar.
Kemudian beliau juga memutar film yang menceritakan bagaimana perjuangan anak – anak di salah tempat untuk mendapatkan penghasilan agar tetap bisa bertahan hidup. Walaupun apa yang mereka dapat/upah yang didapat tidak sepadan dengan apa yang sudah mereka lakukan, seperti contohnya mereka terpaksa bekerja selama 10 jam setiap hari dengan gaji Rp. 90.000,- dan yang paling besar sekitar Rp. 110.000,- setiap bulannya.
Dengan gambaran diatas diharapkan anak – anak yatim yang sedang berkumpul di kantor LMI bisa membandingkan kehidupan mereka dengan anak – anak tersebut, mereka akan bisa merasakan bahwa kehidupan mereka masih lebih baik dari pada apa yang sudah diilustrasikan.
Kemudian diadakan acara menulis tentang kehidupan anak – anak yatim tersebut, mereka diberikan buku tulis dan juga alat tulis, setelah mereka selesai menulis 3 orang anak yang berani tampil kedepan untuk membacakan tulisannya akan mendapatkan bingkisan.
SKI DI MASJID UKHUWAH
SKI DI MASJID UKHUWAH
12 SEPTEMBER 2009
Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk kita semua untuk bisa lebih memantapkan keistiqomaahan kita di jalan Alloh SWT ini. Banyak sekali kajian – kajian yang bernafaskan Islam yang dilakukan untuk bisa lebih meningkatkan kadar keimanan kita.
Untuk para siswa selain diadakannya pondok Ramadhan di sekolah – sekolah, Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun mengadakan acara untuk siswa siswi yang tergabung dalam Sie Kerohanian Islam ( SKI ).
Peserta acara ini adalah siswa siswi SKI di tiap sekolah menengah atas yang ada di Kota Madiun dengan dibatasi tiap sekolah mengirimkan 5 orang siswa untuk ikut dalam acara tersebut. Acara ini diadakan di Masjid Ukhuwah pada hari Sabtu tanggal 12 September 2009.
Adik – adik berkumpul pada pada pukul 16.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film Ar Risalah. Kemudian juga ada pemberian materi tentang Menanamkan Kecintaan Kepada Al Qur’an yang disampaikan oleh pak Hasan. Kegiatan ini diadakan agar adik – adik dari Sie Kerohanian Islam khususnya bisa lebih mendapatkan pengetahuan tentang Islam dan diharapkan bisa menyebarkan dan memberikan apa yang didapatkan kepada teman – teman yang lain.
12 SEPTEMBER 2009
Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk kita semua untuk bisa lebih memantapkan keistiqomaahan kita di jalan Alloh SWT ini. Banyak sekali kajian – kajian yang bernafaskan Islam yang dilakukan untuk bisa lebih meningkatkan kadar keimanan kita.
Untuk para siswa selain diadakannya pondok Ramadhan di sekolah – sekolah, Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun mengadakan acara untuk siswa siswi yang tergabung dalam Sie Kerohanian Islam ( SKI ).
Peserta acara ini adalah siswa siswi SKI di tiap sekolah menengah atas yang ada di Kota Madiun dengan dibatasi tiap sekolah mengirimkan 5 orang siswa untuk ikut dalam acara tersebut. Acara ini diadakan di Masjid Ukhuwah pada hari Sabtu tanggal 12 September 2009.
Adik – adik berkumpul pada pada pukul 16.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film Ar Risalah. Kemudian juga ada pemberian materi tentang Menanamkan Kecintaan Kepada Al Qur’an yang disampaikan oleh pak Hasan. Kegiatan ini diadakan agar adik – adik dari Sie Kerohanian Islam khususnya bisa lebih mendapatkan pengetahuan tentang Islam dan diharapkan bisa menyebarkan dan memberikan apa yang didapatkan kepada teman – teman yang lain.
BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM DI SMAN 2 MADIUN
BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM DI SMAN 2 MADIUN
13 SEPTEMBER 2009
Bukan hanya lembaga – lembaga social saja yang mengadakan acara berbuka puasa bersama tetapi sekolah – sekolah juga ikut mengadakan acara berbuka puasa dengan mengundang anak yatim dari berbagai tempat.
Seperti yang dilakukan oleh SMA Negri 2 Madiun,mereka mengundang anak yatim dari panti asuhan – panti asuhan, dhuafa dan juga lembaga social, pada hari Ahad tanggal 13 September 2009. Salah satu yang diundang oleh SMA Negri 2 adalah anak – anak yatim yang menjadi anak asuh Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun.
Anak yatim asuhan dari LMI yang diundang ada 14 orang anak. Mereka berkumpul di kantor Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun di jalan Semangka 21 Madiun, pada pukul 16.00 WIB yang kemudian diantarkan menuju SMAN 2 di jalan Biliton.
Di sana mereka mendapatkan ilmu dari ESQ yang diteruskan dengan sholat Maghrib berjamaah dan kemudian berbuka puasa bersama. Selain itu anak – anak yatim tersebut juga mendapat santunan dari SMA Negri 2 Madiun.
13 SEPTEMBER 2009
Bukan hanya lembaga – lembaga social saja yang mengadakan acara berbuka puasa bersama tetapi sekolah – sekolah juga ikut mengadakan acara berbuka puasa dengan mengundang anak yatim dari berbagai tempat.
Seperti yang dilakukan oleh SMA Negri 2 Madiun,mereka mengundang anak yatim dari panti asuhan – panti asuhan, dhuafa dan juga lembaga social, pada hari Ahad tanggal 13 September 2009. Salah satu yang diundang oleh SMA Negri 2 adalah anak – anak yatim yang menjadi anak asuh Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun.
Anak yatim asuhan dari LMI yang diundang ada 14 orang anak. Mereka berkumpul di kantor Lembaga Manajemen Infaq Cabang Madiun di jalan Semangka 21 Madiun, pada pukul 16.00 WIB yang kemudian diantarkan menuju SMAN 2 di jalan Biliton.
Di sana mereka mendapatkan ilmu dari ESQ yang diteruskan dengan sholat Maghrib berjamaah dan kemudian berbuka puasa bersama. Selain itu anak – anak yatim tersebut juga mendapat santunan dari SMA Negri 2 Madiun.
Langganan:
Postingan (Atom)